Demikian disampaikan Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan, yang juga duduk sebagai Direktur Penggalangan Relawan di tim sukses nasional Prabowo-Hatta.
"Jadi, permasalahan taraf hidup buruh yang tergolong rendah sekaligus masih bersifat marjinal (miskin), memiliki kesesuaian dengan agenda yang akan diperjuangkan oleh Prabowo-Hatta dalam konteks untuk menjadi pemimpin nasional," ungkap Syahganda, Jumat malam (30/5).
Ia mengaku, permasalahan yang dihadapi buruh mengenai ketidakadilan di lingkungan pekerjaannya pun kerap dikemukakan Prabowo untuk dilakukan pembenahan, sebagai perhatian utama guna agenda perbaikan nasib buruh ke depan.
"Masalah upah murah, ketidaklayakan hidup buruh dan keluarganya, serta adanya sistem kontrak kerja alih daya (outsourcing) yang merugikan buruh atau pekerja, justru sangat serius untuk diatasi oleh program duet kepemimpinan bangsa Prabowo-Hatta bilamana terpilih, sehingga keberadaan buruh bisa mendapatkan kenyaman secara benar, layak, dan bermartabat dalam kehidupannya," jelas Syahganda.
[ysa]
BERITA TERKAIT: