Ini Empat Rahasia Mengapa JK Berani Bikin Sayembara Rp 1 Miliar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 24 Mei 2014, 15:21 WIB
Ini Empat Rahasia Mengapa JK Berani Bikin Sayembara Rp 1 Miliar
jusuf kalla/net
rmol news logo . Pernyataan calon wakil presiden Jusuf Kalla yang cukup kontroversial terus menuai tanggapan dari ragam pihak.

Jusuf Kalla menyatakan bahwa ia "membuka sayembara" dan akan memberi Rp 1 miliar kepada siapapun yang bisa membuktikan dirinya korupsi. Pernyataan Jusuf Kalla ini untuk membantah beberapa kabar yang menyebutkan ia korup, dan juga kolutif.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie M Massardi, termasuk orang yang menanggapi pernyataan Jusuf Kalla. Adhie pun membuka rahasia mengapa JK sampai berani membuka sayembara tersebut.

Rahasia pertama, kata Adhie, yang bisa menentukan seseorang itu korupsi atau tidak adalah pengadilan. Rahasia kedua, proses pengadilan di Indonesia minimal perlu waktu tiga tahun.

Dan karena bukan bagian dari operasi tangkaap tangan, lanjutnya, proses penyidikan dan penyelidikan di kejaksaan perlu waktu 1 bahkan hingga 4 tahun.

"Bahkan bisa sampai kiamat gak bakal tuntas. Apalagi kalau bisa bayar jaksanya seratus sampai 500 juta rupiah,"  kata Adhie mengungkap rahasia ketiga.

"Rahasia keempat, kalau Anda berkuasa, (malah) bisa saja minta jaksa agung untuk SP3-kan itu persoalan, dan kasus pun selesai! Tak akan pernah ada pengadilan. Hebat sekali, kan?" sambung Adhie.

Dengan empat rahasia ini sulit bagi siapapun untuk membuktikan korupsi JK, dan karena itulah mengapa JK berani membuka sayembara itu. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA