Relawan Jokowi Mau Ada Tes Seksualitas bagi Capres-Cawapres

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 23 Mei 2014, 14:18 WIB
Relawan Jokowi Mau Ada Tes Seksualitas bagi Capres-Cawapres
ilustrasi/net
rmol news logo . Tim dokter dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta menyatakan tidak akan melakukan tes kejantanan atau seksual pada para bakal capres-cawapres. Pernyataan tim dokter ini mendapat respons dari Sekjen Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Utje Gustaaf Patty.

Menurutnya, tes kejantanan atau tes seksualitas capres-cawapres perlu dilakukan. Hal ini untuk memastikan identitas sang cawapres. Sebagai pendukung Jokowi, Utje mengatakan dirinya meyakini baik Jokowi maupun Jusuf Kalla pasti berani melakukan tes kejantanan atau tes seksualitas itu.

"Pasti berani dong. Mereka lurus-lurus saja," kata Utje beberapa saat lalu (Jumat, 23/5), sambil mengutio sosiolog film, DA Peransip, bahwa kalau film Indonesia berkaca di cermin, wajah yang tampil adalah laksana di cermin retak.

"Kalau Jokowi-JK, wajah yang tampil di cermin adalah wajah asli, wajah kerakyatan, populis, apa adanya. Tanpa make-up," kata dia.

Utje juga kembali mengutip pernyataan Wakil Ketua Indonesian Human Rights Committee for Social Justice (IHCS), Ridwan Darmawan, yang menyebutkan bahwa tes kejantanan atau tes seksual tersebut sebenarnya perlu dilakukan.

Menurut Ridwan, banyak hasil penelitian dan analisa dari para ahli yang sudah dipublikasikan menunjukkan bahwa kesehatan seksual atau fungsi-fungsi alat seksualitas sangat penting, yang bisa bisa mempengaruhi sikap, pandangan hidup, hingga tindakan yang diambil seseorang. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA