Ini Alasan Para Capres Berebut Minta Restu pada Kyai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 06 Mei 2014, 07:17 WIB
Ini Alasan Para Capres Berebut Minta Restu pada Kyai
ilustrasi/net
rmol news logo . Peran kyai dalam sejarah politik Indonesia kontemporer cukup signifikan dan harus diperhitungkan. Sebab Kyai bukan lagi sekedar tokoh kultural melainkan juga tokoh politik.

"Banyak kyai yang juga terjun ke politik," kata gurubesar ilmu politik Universitas Indonesia (UI), Maswadi Rauf, kepada Rakyat Merdeka Online, Senin kemarin (5/5).

Karena itu, ungkap Maswadi, bisa dipahami bila semua capres mendatangi para kyai yang berada di pondok-pondok pesantren. Bisa dikatakan para capres itu berebut minta restu dan doa pada kyai.

"Kyai itu punya jaringan, dan santrinya tersebar dimana-mana. Santri-santrinya ini punya pesantren lagi, jadi kyai dan jadi panutan masyarakat lagi," ungkap Maswadi.

Namun demikian, dalam catatan Maswadi, tidak semua kyai punya pengaruh kuat di masyarakat. Ada juga kyai-kyai yang hanya diteladani dalam ritual agama, namun tidak diikuti dalam hal pilihan politik.

"Makanya capres berebut simpati pada kyai yang berpengaruh," demikian Maswadi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA