Pena 98: Aktivis yang Dukung Prabowo Rusak karena Ilusi Kesejahteraan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 03 Mei 2014, 11:28 WIB
Pena 98: Aktivis yang Dukung Prabowo Rusak karena Ilusi Kesejahteraan
prabowo/net
rmol news logo . Saat ini ada segelintir aktivis 98 yang dicuci-otak oleh kepentingan politik dan berusaha menutupi fakta-fakta sejarah. Bahkan mereka, bukan saja menutupi sejarah namun juga memutarbalikan sejarah dengan mencitrakan pelaku kejahatan menjadi pahlawan.

"Walau demikian, hendaknya kita yang sadar dan terus berjuang menyadarkan rakyat tidak membenci segelintir aktivis 98 yang saat ini sedang kehilangan kesadaran terhadap sejarah," kata Sekjen Perhimpunan Nasional Aktivis (Pena) 98, Adian Napitupulu, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 3/5).

Sebaliknya, lanjut Adian, dengan kesabaran dan ketelatenan, aktivis yang sadar harus berusaha memperbaiki struktur ingatan mereka itu.

"Mungkin saja, segelintir aktivis itu menjadi rusak karena kerasnya benturan syahwat politik atau ilusi kesejahteraan yang umumnya dijanjikan oleh tiap pelaku kejahatan," ungkap Adian.

Pernyataan Adian ini terkait dengan sementara aktvis yang mendukung Prabowo Subianto menjadi capres. Pena 98 sendiri menolak Prabowo Subianto sebagai capres. Penolakan ini, katanya, tidak bisa dipandang semata-mata sebagai bagian dari kompetisi politik, namun bagian dari tugas  mengobati amnesia sejarah sebagai tahap penting dalam perjuangan menegakan kebenaran dan keadilan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA