Salah satu pertanyaan yang dimunculkan menyusul status untuk Pak Pung, demikian Hadi Purnomo biasa disapa oleh kawan-kawannya, adalah apakah hal ini ada kaitannya dengan pemilihan presiden yang sedang ditunggu-tunggu.
Salah satu spekulasi yang berkembang mengaitkan status baru untuk Hadi Purnomo itu dengan peluang yang dimiliki Sri Mulyani Indrawati menjadi pendampingi Joko Widodo alias Jokowi dalam pilpres nanti.
Nama salah seorang Direktur Pelaksana Bank Dunia itu disebut-sebut juga beredar di kalangan terbatas yang ada PDI Perjuangan.
Adalah Sri Mulyani yang menghentikan karier Hadi Purnomo sebagai Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, setelah ia dipilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Menteri Keuangan di tahun 2004.
Kasus Hadi Purnomo ini bisa dijadikan semacam pintu masuk bagi Sri Mulyani Indrawati untuk memposisikan dirinya sebagai pahlawan yang menghentikan ketidakberesan di Ditjen Pajak pada era hadi Purnomo.
Tetapi spekulasi ini dinilai lemah. Mengingat Sri Mulyani Indrawati juga patut diduga sebagai salah satu pejabat yang memiliki peran aktif di balik pengucuran danatalangan untuk Bank Century yang membengkak hingga Rp 6,7 triliun, dan hingga kini menjadi semacam kerikil besar yang mengganjal di dalam sepatu pemerintahan SBY-Boediono.
[dem]