Tuduhan ini disampaikan Ketua PPP Epyiardi Asda dan Wasekjen PPP Syaifullah Tamliha. Dalam konflik ini, kedua politisi itu berada di pihak Suryadharma Ali.
Terkait hal ini, media officer Jusuf Kalla, Husain Abdullah, memastikan bila tuduhan itu sama sekali tidak berdasar. Bahkan, sejak Mukernas PPP di Kediri sampai Mukernas di Bandung, JK, yang diajak menjadi capres PPP, selalu mengatakan bila deklarasi capres itu tak boleh dilakukan tanpa kehadiran SDA.
"Itu beberapa kali JK diajak untuk capres. Pak JK selalu bilang jangan deklarasi tanpa SDA Betapa tingginya penghargaan Pak JK kepada SDA," kata Husain beberapa saat lalu (Selasa, 22/4).
Pada intinya, kata Husain, konflik yang terjadi di PPP adalah murni konflik internal. Husain pun meminta pengurus PPP untuk menyelesaikan urusan rumah tangga mereka sendiri.
"Jadi selesaikan urusan Anda (PPP) sendiri. Sederhana saja, janganlah buruk muka, cermin dibelah," demikian Husain.
[ysa]
BERITA TERKAIT: