Janganlah Buruk PPP, Jusuf Kalla Dibelah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 22 April 2014, 09:15 WIB
<i>Janganlah Buruk PPP, Jusuf Kalla Dibelah</i>
jusuf kalla/net
rmol news logo . Jusuf Kalla, mantan Ketua Umum Golkar, disebut-sebut sebagai otak di balik kisruh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang belakangan kian memanas.

Tuduhan ini disampaikan Ketua PPP Epyiardi Asda dan Wasekjen PPP Syaifullah Tamliha. Dalam konflik ini, kedua politisi itu berada di pihak Suryadharma Ali.

Terkait hal ini, media officer Jusuf Kalla, Husain Abdullah, memastikan bila tuduhan itu sama sekali tidak berdasar. Bahkan, sejak Mukernas PPP di Kediri sampai Mukernas di Bandung, JK, yang diajak menjadi capres PPP, selalu mengatakan bila deklarasi capres itu tak boleh dilakukan tanpa kehadiran SDA.

"Itu beberapa kali JK diajak untuk capres. Pak JK selalu bilang jangan deklarasi tanpa SDA Betapa tingginya penghargaan Pak JK kepada SDA," kata Husain beberapa saat lalu (Selasa, 22/4).

Pada intinya, kata Husain, konflik yang terjadi di PPP adalah murni konflik internal. Husain pun meminta pengurus PPP untuk menyelesaikan urusan rumah tangga mereka sendiri.

"Jadi selesaikan urusan Anda (PPP) sendiri. Sederhana saja, janganlah buruk muka, cermin dibelah," demikian Husain. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA