Kematangan Politik Suryadharma Ali Sedang Diuji

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 17 April 2014, 13:08 WIB
Kematangan Politik Suryadharma Ali Sedang Diuji
suryadharma ali/net
rmol news logo . Manuver Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali, yang menghadiri kampanye Partai Gerindra di Gelora Bung Karno beberapa waktu lalu memang aneh dan janggal.

Janggal karena PPP sendiri sudah menetapkan nama-nama capres, dan tidak ada nama Prabowo. Aneh karena ketika semua partai berkampanye untuk mensolidkan barisan, SDA, begitu Surydharma Ali disapa, malah justru mendatangi kampanye partai lain.

"Jelas hal ini penuh tanda tanya," kata pengamat politik Ray saat dihubungi di Jakarta (Kamis, 17/4).

Karena itu, menurut Ray, bila SDA malah memecat sebagian pengurus DPP dan DPW yang mempertanyakan hal ini, maka ini justru bukan menyelasaikan masalah, melainkan memicu masalah lanjutan. Solusi yang seharusnya dilakukan SDA adalah menjelaskan soal nasib capres yang sempat diusung PPP dalam Rakernas, juga menjelaskan alasan kehadirannya dalam kampanye Gerindra.

"SDA sejatinya menjawab hal ini. Tentu saja jika argumennya memuaskan, tak ada alasan untuk menjungkalkannya. Di sinilah kematangan sebagai pemimpin diuji," kata Ray.

Hal itu, lanjut Ray, penting diperjelas karena memang peluang PPP untuk berkoalisi dengan parpol lain di luar Gerindra masih terbuka. Di dalam tubuh PPP sendiri, ada kubu yang tidak merasa PPP harus serta merta merapat ke Gerindra.

"Harus dipahami langkah ke Gerindra itu semata merupakan putusan politik SDA dan bukan PPP," kata Ray.

Di PPP sendiri, setelah ada gerakan 27 pengurus DPW PPP menggulirkan pemecatan SDA, belakangan muncul surat pemecatan bagi para pentolan pengurus itu. Namun, oleh Sekjen PPP Romahurmuzy, kabar pemecatan itu dibantah dan partainya akan berusaha mendorong adanya Islah. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA