Pesan Terakhir Megawati Tutupi Arogansi Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 09 April 2014, 09:23 WIB
Pesan Terakhir Megawati Tutupi Arogansi Jokowi
megawati soekarnoputri
rmol news logo Setelah capres PDI Perjuagan Joko Widodo, giliran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengeluarkan pesan pemilu. Isi pesan yang dikeluarkan Selasa malam (8/4) dan tersebar luas pada hari H Pemilu 2014 (Rabu, 9/4) itu terkesan lebih matang dan dewasa dan menutupi kesan arogansi pesan Jokowi.

Dalam pesannya Mega sama sekali tidak menyudutkan lembaga negara dan aparat pelaksana pemilihan umum. Sebaliknya, Mega mengajak masyarakat ikut aktif mengawasi jalannya pemberian suara.

"Ajaklah dengan cara-cara yang simpatik semua warga negara yang mempunyai hak pilih untuk datang ke tempat pemungutan suara. Yakinkan kepada mereka bahwa harapan untuk terjadinya perubahan masih tersedia. Apabila dipercaya rakyat, PDI Perjuangan siap mengemban amanat penderitaan rakyat dengan sebaik-baiknya," begitu bunyi butir pertama pesan Mega.

Pada bagian keempat Mega berpesar agar masyarakat menggalang kekuatansecara gotong royong untuk awasi proses perhitungan suara di semua TPS agar pemilu bisa berlangsung secara jujur dan adil.

"Pastikan saksi-saksi yang ditugaskan partai melaksanakan tugasnya dengan baik. Serta dokumentasikan setiap pelanggaran dan kecurangan yang terjadi di TPS, laporkan ke Badan Pengawas Pemilu, serta sebarluaskan ke berbagai media sosial berjejaring," kata dia lagi.

Sementara pada bagian lain Mega mengajak agar simpatisan PDIP besiap-siap menghadapi pemilihan presiden. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA