Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta siang ini merilis, debet air sungai Ciliwung meningkat akibat tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan Puncak dari pkl 16.30 wib, hujan ± 3,5 jam menguyur seluruh wilayah Bogor.
"Ketinggian air beransur naik mulai dari 70 cm (siaga 4) hingga mencapai 150 cm hujan (siaga 2)," demikian keterangan Pusdalops BPBD DKI, Senin (7/4).
Dengan ketinggian air tersebut, berarti jumlah volume air dari Bendung Katulampa ke Jakarta mencapai ± 276.246 liter kubik perdetik, jumlah air sebanyak itu dapat berakibat sebagian wilayah Jakarta terutama daerah sepanjang aliran Ciliwung akan tergenang banjir, seperti : Pejaten timur, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, Kampung Melayu dan Manggarai. Terlebih lagi jika wilayah Jakarta juga di guyur hujan.
"Diperkirakan air akan sampai di Jakarta ± 9 hingga 10 jam mendatang. Terhitung mulainya kenaikan air tersebut," seperti dilansir dari situs resmi
http://bpbd.jakarta.go.id.
[rus]
BERITA TERKAIT: