Prakoso BS: Tingkatkan Ekonomi Daerah, Kemenkop Dorong Masyarakat Lebak Berjiwa Wirausaha

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/dede-zaki-mubarok-1'>DEDE ZAKI MUBAROK</a>
LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK
  • Selasa, 25 Februari 2014, 22:43 WIB
Prakoso BS: Tingkatkan Ekonomi Daerah, Kemenkop Dorong Masyarakat Lebak Berjiwa Wirausaha
Prakoso BS
rmol news logo . Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) merupakan salah satu program dalam upaya mengembangkan atau meningkakan jumlah wirausaha nasional yang saat ini jumlah masih di bawah 2 persen dari populasi penduduk.

GKN juga mendorong Kabupaten Lebak untuk terus berkembang baik itu dari sektor ekonomi maupun jumlah wirausahanya.

Demikian disampaikan, Prakoso Budi Susetio, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, kepada sekitar 1500 mahasiswa di Perguruan Tinggi Latansa Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Selasa (25/5).

“Kementerian Koperasi akan mendorong terus Kabupaten Lebak untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya baik itu lewat GKN maupun dengan program-program lainnya yang pro masyarakat banya,” katanya.

Menurut Prakoso, GKN bertujuan dalam rangka membentuk karakter masyarakat Indonesia beralih dari persepsi mencari pekerjaan atau menjadi pegawai menjadi seorang wirausahawan pemula.

Untuk, itu kata Prakoso, mahasiswa harus berada pada garda terdepan sebagai pelaku gerakan kewirausahaan sekaligus menjadi wirausaha itu sendiri, sebagai generasi penerus bangsa, lanjut dia, mahasiswa menentukan arah nasib bangsa selanjutnya.
"Jika mahasiswanya berwirausaha, saya yakin bangsa ini akan lebih maju dan mandiri," katanya.

GKN, sendiri kata Prakoso dalam rangka merangsang orang untuk berwirausaha bagi mahasiswa dan umum yang ingin menjadi wirausaha pemula agar ikut kompetisi proposal perencanaan bisnis kata dia, maksimal modal yang akan diberikan adalah Rp 25 juta.

Meski demikian, dia mengingatkan supaya calon wirausaha membuat proposal bisnis, harus berlaku jujur, jangan membuat proposal yang kurang rasional dari sisi permodalan dengan usaha yang hendak dijalankan.

Dikemukakan, untuk menjadi seorang wirausahawan, tidak terlalu sukar. Sebab, pada awalnya calon wirausahawan harus memulai bisnisnya demean kegiatan apa saja yang disukai. Dengan metodologi itu, dia optimistis usaha akan berhasil.

Apabila pelaku wirausaha muda tersebut memerlukan peningkatan kapasitas usaha, namun kesulitan permodalan, Kementerian Koperasi dan UKM bisa memberikan solusinya. Dengan demikian, mereka bisa tetap eksis, sekaligus menyelesaikan tugas pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran.

“Melihat semangat  bupati yang baru dan enerjik. Saya yakin Kabupaten Lebak akan semakin berkembang  kedepan.”  [zak]


  • TAGS

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA