Demikian disampaikan Direktur Executive INES, Irwan Suhanto, saat memaparkan Survey Elektabilitas Partai Politik dan Capres Jelang Pemilu 2014 bertema "Siapa Menabur Akan Menuai" di Whiz Hotel, Cikini Jakarta (Kamis, 20/02)
"Sekitar 74,4 persen responden menyatakan keadaan ekonomi dan kesejahteraan rumah tangga rakyat dalam keadaan menurun.Daya beli masyarakat semakin menurun dan kehidupan ekonomi rakyat dalam memenuhi biaya kehidupan sehari-hari sangat berat," jelas Irwan Suhanto.
Menurut responden, ungkap Irwan, SBY-Boediono gagal mengendalikan harga bahan pokok, dan ini menjadi penyebab utama kegagalan SBY-Boediono dalam mensejahterakan rakyat.
"Hanya 12,6 responden mengatakan keadaan ekonomi selama pemerintahan SBY-Boediono tidak bermasalah. Itu pun hanya responden yang memiliki penghasilan di atas Rp 10 juta per bulan yang tidak terpengaruh kenaikan harga bahan poko," beber Irwan
Irwan menjelaskan, populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang mempunya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Jumlah sampel yang didapat adalah 7.937 responden, dengan tingkat kepercayaan survei 95 persen. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka, dan survei ini dilakukan pada 1 sampai 14 Februari 2014.
[ysa]
BERITA TERKAIT: