Setelah menempuh perjalanan sekitar 11 jam dan 15 menit menggunakan Kereta Luar Biasa (KLB) milik PT KAI, Presiden SBY dan rombongan tiba di Stasiun Madiun, Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (16/2) pukul 18.15 WIB dari Stasiun Gambir Jakarta. Dari Stasiun KA Madiun, SBY langsung menuju Wisma Mulyono di Pangkalan TNI AU Iswayuhdi, Kabupaten Magetan, untuk menginap dan berkantor selama berada di Madiun.
Dalam perjalanan menuju Madiun, kereta berhenti di beberapa stasiun, diantaranya Stasiun Tugu Yogyakarta. Selama 15 menit berada di Stasiun Tugu, Kepala Negara berkesempatan menyapa calon penumpang kereta. SBY juga turun dan disambut Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Presiden SBY menjelaskan maksud kunjungan ke Jawa Timur.
"Apa kabar? Semoga semua selalu sehat ya. Saya dengan rombongan mau ke Madiun, Kediri, Blitar, dan Malang melihat saudara-saudara kita yang terkena musibah letusan Gunung Kelud," SBY menyapa sambil melambaikan tangannya.
Gunung Kelud mengalami erupsi atau meletus pada Kamis (13/2) malam sekitar pukul 22.50 WIB, setelah beberapa jam sebelumnya dinaikkan statusnya dari Siaga (Level III), menjadi Awas (Level IV).
Hujan abu vulkanik mulai terjadi pada Jumat (14/2) dini hari, hujan abu vulkanik sudah berkurang karena hujan yang turun sejak siang hingga sore kemarin.
Seperti dikutip dari situs resmi
presidenri.go.id, ikut dalam rombongan Presiden SBY, yaitu, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri ESDM Jero Wacik, Menkes Nafsiah Mboi, Menteri PU Djoko Kirmanto, Mendikbud Mohammad Nuh, Menteri Lingkungan Hidup Balthazar Kambuaya, Kapolri Jenderal Sutarman, dan Kepala BNPB Syamsul Maarif.
[rus]
BERITA TERKAIT: