Ada yang berbeda di Taman Satwa Cikembulan, di Kecamatan Kadungora Garut, kemarin siang. Tempat penampungan berbagai primata hewan langka ini banyak dikunjungi orang. Rupanya mereka penasaran dengan proses persalinan seekor Panthera Pardus atau macan tutul yang dilindungi.
Dokter hewan di taman satwa ini awalnya tak mengetahui macan tutul betina titipan Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) telah mengandung anak. Namun setelah melihat sang macan tergolek dan seperti gelisah, sang dokter membawa macan betina ini kedalam ruangan tertutup.
Usai dipisah dengan jantan, tiba–tiba macan ini bergeram sambil mengeluarkan seekor bayi macan mungil. Petugas beberapa kali diserang induk macan karena sang macan tidak mau terusik. Kini sang bayi macan masih tergolek di ruangan tertutup tempat penampungan primata langka.
Menurut pengelola Taman Satwa Cikembulan, Rudi di tempat ini baru pertama kali seekor hewan langka titipan BKSDA yang melahirkan. Saat ini bayi macan belum bisa dibawa keluar, karena selama 3 bulan akan mendapatkan perawatan khusus dari tim dokter.
"Bayi macan belum bisa dibawa keluar ruangan dan diperlihatkan ke publik hingga umur 3 bulan. Karena bayi macan tutul harus mendapatkan asupan ASI yang cukup dari sang induk," kata Rudi.
[dem]
BERITA TERKAIT: