Pencanangan GNPKB oleh Polri Jangan Hanya Pencitraan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 26 Januari 2014, 14:44 WIB
Pencanangan GNPKB oleh Polri Jangan Hanya Pencitraan
sby dan sutarman/net
rmol news logo Pencanangan Gerakan Nasional Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas (GNPKB) jangan hanya sebatas seremonial apalagi untuk pencitraan.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan mengomentari pencanangan GNPKB yang digelar Polri dan dihadiri Presiden SBY di Bundaran Hotel Indonesia (HI) hari ini (Minggu, 26/1).
 
Menurutnya, kampanye keselamatan berlalulintas harus didukung dengan pembangunan sarana dan prasarana, infrastruktur yang memadai untuk mendukung keselamatan berlalu lintas. Karena kecelakaan lalu lintas tidak sepenuhnya dipicu oleh human error (kesalahan manusia). Tetapi banyak faktor seperti jalan rusak, kelayakan kendaraan dan sarana prasarana pendukung yang masih minim.

"Sehingga jangan bermimpi bisa selamat jika hanya dengan imbauan semata," ujar Edison dalam rilisnya, Minggu (26/1).

Pemerintah lanjut dia harus serius memperhatikan dan segera memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak akibat genangan air belakangan ini, khususnya Ibukota Jakarta. Ditambah lagi masih adanya “permainan” dalam proses penerbitan SIM oleh Polri. Begitu juga  uji petik atau pemeriksaan kelayakan kendaraan oleh Dishub.

"Semua sektor ini ikut andil dalam membangun lalu lintas yang aman, nyaman, tertib dan lancar," terangnya.

Kemudian yang tidak kalah penting adalah, menyiapkan para petugas Polantas agar memiliki sikap mental sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas. "Namun demikian, upaya yang digelar Polri patut didukung dan dilaksanakan semua pihak secara kontiniu," tandasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA