Bagaimana tidak, warga dipaksa membersihkan jalan-jalan selama dua hari belakangan, terutama jalan yang ada di Jalur Lintas Selatan (JLS) dengan jarak puluhan kilometer menuju PLTU Sudimoro Pacitan. Alat yang dipakai untuk memaksa warga adalah mesin birokraksi dari mulai bupati, camat, kepala desa, hingga RT dan RW.
Demikian disampaikan politisi PDI Perjuangan, Giyanto, berdasarkan keluhan warga yang ia terima. Bukan itu saja, lanjut Giyanto, masyarakat juga diminta untuk membantu memasang baliho, spanduk dan bendera Partai Demokrat. Sementara TNI/Polri dikerahkan dan diterjunkan ke setiap desa yang akan dilewati.
"Seperti mau perang dan menakuti warga. Seperti di depan rumah saya di kampung yang kebetulan depan rumah Balai Desa Karanganyar, Kecamatan Kebonagung, ditempatkan 30 TNI/Polri dan langsung dipimpin Kapolda Jatim," ungkap Giyanto, yang asli Pacitan, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 15/10).
Di luar itu, masih kata Giyanto, warga yang mempunyai tanaman dminta untuk meminjamkan tanamannya. Tanaman itu diambil oleh beberapa petugas kabupaten dan dibawa ke pendopo, khusus untuk menyambut presiden
"Saya sangat menyayangkan, kedatangan Presiden ke kampung halamanya bukan untuk membantu warga pacitan yang selama ini daerah minus, tandus, rata-rata di bawah garis kemiskinan tetapi malah membuat warganya direpotkan dan dipamerkan ratusan mobil-mobil mewah merk Eropa yang langsung dibawa dari Jakarta," kata Giyanto, yang juga Caleg DPRD Provinsi Jatim VII.
Giyanto menambahkan, Pacitan juga tidak merasakan dampak apa-apa setelah SBY, yang merupakan putera Pacitan, menjadi presiden. Bahkan sejak SBY menjabat menteri pun tidak ada perubahan signifikan.
"Dan sekarang miliaran rupiah yang berasal dari APBD dan APBN, bukan digunakan untuk membuat sumur bor warga tumpak rinjing, daerah Punung, Donorojo yang kesusahan air dalam kemarau ini atau membantu warganya yang tidak bisa sekolah dan lai-lian, tapi malah digunakan untuk biaya pengamanan dan penyambutan," demikian Giyanto.
[ysa]
BERITA TERKAIT: