Seperti dikutip dari
BBC (Jumat, 11/10), sebuah mobil meledak di depan kantor konsulat Swedia di kota Benghazi, timur Libya. Bom tersebut mengguncang kantor konsulat pada Jumat pagi waktu setempat.
Menurut hasil rekaman video pengawas kantor konsulat, mobil pelaku awalnya di parkir tepat di depan gerbang kantor konsulat. Kemudian pelaku meniggalkan mobilnya sebelum meledak di depan gerbang konsulat Swedia.
Anders Nilsson, seorang pegawai konsulat Swedia mengatakan bahwa ledakan tersebut cukup keras dan memecahkan kaca-kaca gedung disekitar lokasi kejadian. "Serpihan kaca berhamburan sampai ke gedung-gedung sekitar," ujarnya.
Saat ledakan terjadi, ia bersama 8 pegawai konsulat sedang berada di gedung belakang konsulat. Ia juga menggambarkan bahwa pintu gerbang konsulat menjadi hitam pekat akibat ledakan keras tersebut. "Kami (sampai) menemukan serpihan mobil tersebut di dalam wilayah konsulat," ujar Nilsson.
Dilaporkan tidak ada korban jiwa atas ledakan tersebut.
[ysa]
BERITA TERKAIT: