"Bila perlu menolak dan mengembalikan pencalonan Sutarman ke Presiden SBY. Apalagi calon yang diberikan SBY ke DPR hanya satu, sehingga Komisi III tidak punya alternatif pilihan," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, beberapa saat lalu (Jumat, 11/10).
Neta mengingatkan, Sutarman pernah pasang badan dalam kasus korupsi simulator surat izin mengemudi (SIM) yang melibatkan Irjen Djoko Susilo. Tarik menarik penyidik di KPK pasca kasus korupsi simulator pun mencuat saat Sutarman menjabat Kabareskrim.
Saat itu pula, lanjut Neta, terjadi kriminalisasi terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Para pimpinan KPK pun ramai-ramai pasang badan untuk Novel.
Dengan catatan seperti itu, neta khawatir bila Sutarman terpilih menjadi Kapolri menggantikan Timur Pradopo maka hubungan Polri dan KPK akan memburuk.
[ysa]
BERITA TERKAIT: