Penembakan pada Polisi Mengikis Rasa Aman Masyarakat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 11 September 2013, 07:38 WIB
Penembakan pada Polisi Mengikis Rasa Aman Masyarakat
sukardi/rmol
rmol news logo . Paling tidak, sepanjang 2013, sudah ada lima peristiwa penembakan pada polisi.

 Pada 7 Juni, peristiwa penembakan terjadi di Kediri dengan korban Bripka Didik Puguh. Pada 27 Juli, peristiwa penembakan terjadi di Jalan. Cirendeu Raya, Ciputat dengan korban Aipda Fatah Saktiyono. Pada Rabu 7 Agustus, peristiwa penembakan terjadi di Depan RS Sari Asih, Ciputat, dengan korban Ipda Dwiyanto. Pada Jumat 16 Agustus, peristiwa penembakan terjadi di Pondok Aren, Ciputat, dengan korban Bripda Kus Hendratma dan Bripka Ahmad Maulana.

Terakhir adalah penembakan kepada Bripka Sukardi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa malam (10/9).
 
"Maraknya peristiwa penembakan yang menyasar polisi telah mengikis rasa aman masyarakat. Aparat kepolisian yang memiliki senjata saja menjadi sasaran penembakan, apalagi masyarakat biasa," kata Koordinator Advokat Publik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan, Ahmad Muhibullah, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 11/9).
 
LBH Keadilan, katanya, mengutuk peristiwa penembakan tersebut dan turut berduka cita atas tewasnya Bripka Sukardi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA