Begitu kata Abdul Muis Syam dalam artikel berjudul "Bintang Kejora" yang Siap Bersinar di 2014..?!! di Kompasiana, Kamis (15/8). Menurut dia, Jokowi dan Rizal Ramli sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan para figur lainnya. Keduanya diyakini sebagai pasangan Capres yang paling masuk akal karena keduanya memang asli, bukan sosok "bertopeng".Â
Pembawaan Jokowi, kata Abdul Muis, sederhana, santai dan menyejukkan, tidak tegang, tutur kata dan gerak-geriknya sangat luwes, tidak mengada-ngada. Jokowi yang sejak dulu memang selalu tampil sederhana dan senang berbaur dengan masyarakat dapat mengetahui secara langsung keluhan dan harapan-harapan yang diinginkan oleh masyarakat.
"Lihat saja penampilannya selama ini yang hanya mirip dan bahkan tak ada bedanya dengan rakyat biasa," katanya.
Jokowi, sambung Abdul Muis, tak punya keahlian membuat sekat yang bisa membatasi antara dirinya dan masyarakat biasa. Sehingga itu, ia bisa dengan leluasa bercengkerama dengan siapa saja yang dikunjunginya.
Sedangkan Rizal Ramli, menurut dia, adalah sosok ekonom senior yang amat kental dengan cetusan ide-ide ekonomi yang mengarah kepada kepentingan rakyat. Tidak heran bila ide-idenya tersebut bertolak belakang dengan kebijakan penguasa, maka Rizal Ramli tak tanggung-tanggung melakukan perlawanan seperti yang pernah dilakukannya saat menentang dengan keras Soeharto di era Orde Baru, yang membuat dirinya harus di penjara. Singkat kata, Rizal Ramli memiliki latarbelakang jiwa pengabdian sebagai anak bangsa yang kerap berdiri kokoh berjuang di pihak rakyat.
Jika Rizal Ramli saat ini banyak mengritik kebijakan pemerintah terutama di bidang ekonomi, maka itu memang asli adalah dirinya sendiri yang sudah dilakukan sejak dulu sebagai aktivis mahasiswa dan kini selaku pakar ekonomi. Artinya, jika Rizal Ramli seandainya dulu tak pernah melakukan kritikan dan bahkan tak pernah turun melakukan unjuk rasa, dan baru akan dilakukannya saat ini, maka itu berarti ia hanya bertopeng.
"Sungguh tak keliru jika keduanya sangat dinantikan dapat segera terbit menyambut pagi yang sejuk di ufuk Timur bagai bintang KEJORA (KEmilau JOko Widodo - Rizal RAmli) yang mampu memberi cahaya penghidupan di hati seluruh Rakyat Indonesia," kata Abdul Muis mengakhiri tulisannya.
[dem]
BERITA TERKAIT: