
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Prof. Achmad Mubarok baru akan membuka identitas siapa konglomerat yang menyokong pendanaannya untuk ikut konvensi calon presiden kalau dia berhasil menang.
"Karena dia (pengusaha) ikhlas. Kalau kalah, dia ikhlas. Kalau menang, baru ngomong," ujarnya kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 31/7).
Gurubesar Psikologi Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga menegaskan biaya yang ia butuhkan tidak banyak dalam mengikuti proses penjaringan yang digelar Partai Demokrat tersebut. "Kalau untuk pilpres, baru banyak," sambungnya tanpa merinci berapa dana yang ia butuhkan.
Sejumlah pengusaha bersedia memback-up pendanaan Mubarok karena sepakat dan mendukung visi-misi politikus senior tersebut. Yaitu, membangun dan menjalin kerjasama.
"Nggak ada kepentingan. Hanya mereka sepakat dengan platform saya. Membangun budaya politik kerja sama," ujarnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: