Menurut Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Bambang Goeritno saat melakukan pemantauan kesiapan infastruktur jalan hadapi lebaran, kemarin (Kamis, 18/7), Pantura Jatim ini tidak ada masalah yang terlalu berat, yang perlu menjadi perhatian di daerah porong adalah
traffic management yang baik karena di sana lalu lintasnya cukup berat.
Bambang mengatakan terdapat beberapa jembatan yang memerlukan penanganan diantaranya jembatan Banjar Sari yang terletak di Kabupaten Probolinggo. Jembatan yang di bangun 42 tahun silam akan diganti dengan jembatan baru berstruktur beton.
"Jembatan Banjar sari yang dibangun pada jaman belanda sejak tahun 1942 dari lengkung bata yang sudah tua namun bebannya cukup berat dan mulai retak akan diganti dengan jembatan baru berstruktur beton. Tadi kami sudah sampaikan ke Dirjen kereta api untuk ijin segera memasang jembatan yang baru agar lalu lintas dari Gompol Porong ke arah Situbondo bisa jalan dengan baik," jelas Bambang
Kemudian, lanjut Bambang seperti dikutip dari laman resmi Kementerian PU RI (
pu.go.id), jembatan Kolor Kulon di Kabupaten Probolinggo akan diganti dengan jembatan sementaranya sudah terpasang dan sudah dilakukan uji kelaikan dengan 35 ton.
Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I, Kukuh Raharjo menambahkan ditargetkan dalam waktu 3 bulan setelah lebaran dilakukan pelaksanaan pembuatan tiang pancang dengan panjang Bentangnya 16 meter.
Selanjutnya, Jembatan Slompret yang terletak di Kab Situbondo juga akan diganti karena sudah terlalu lama baik lebar maupun bentang menjadi 600 meter yang semula baja komplisif ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan. Namun untuk saat ini baru bisa difungsikan satu arah.
Kemudian, di ruas batas Bangil -Pasuruan dilakukan pekerjaan rekonstruksi jalan lapis pondasi CTB diharapkan sebelum lebaran sudah bisa di aspal dengan panjang 700 meter mulai dari agregat b sampai perkerasan.
[rsn]
BERITA TERKAIT: