Kepastian ini dikemukakan Kepala Seksi Perencanaan Suku Dinas PU Jalan Jakarta Barat, Agustio Seto, Jumat (12/7).
Sudin PU Jalan mendata sedikitnya ada 151 titik jalan di wilayah Jakbar yang perlu diperbaiki. Data ini diperoleh dari hasil evaluasi program dan keluhan masyarakat. Hingga saat ini sudah 115 titkik dengan total luas area 44.895 meter persegi yang dikerjakan.
"Sisanya tinggal 36 titik lagi, yang kita kerjakan ini yang bersifat urgent (darurat) terlebih dulu," ucap Agustio.
Dia menjelaskan, fokus penghitaman yakni jalan yang sudah lama rusak atau tidak terpelihara dengan baik. Percepatan perbaikan sendiri tetap melihat kondisi jalan terlebih dahulu. Apabila tidak terlalu parah bisa langsung dikerjakan. Namun jika terlalu berat kerusakannya harus melalui proses lelang proyek atau bisa diusulkan pada program anggaran berikutnya.
"Terlepas dari itu semua, terkait masalah perbaikan dan peningkatan jalan, kita selalu menerima usulan dari masyarakat. Fokus pengaspalan jalan kampung ini, karena banyak masyarakat yang minta segera diperbaiki," terangnya.
Agustio menyebutkan, beberapa titik jalan yang telah diperbaiki di antaranya, di kecamatan Grogol Petamburan berada di Jalan Tawakal dan Jalan Permata. Kemudian di kecamatan Palmerah berada di Jalan Sandang dan Komplek Hankam, Kecamatan Kebon Jeruk di Jalan Komplek Yonhub dan Surya Sarana. Sedangkan di kecamatan Kembangan fokus di Jalan Aries Mustika dan H. Mandor Salim. Di kecamatan Cengkareng, ada di Jalan EE. Di kecamatan Kalideres, ada di Jalan Semanan dekat perlintasan kereta api dan Kampus Mede.
"Selama puasa ini pengaspalan jalan di lokasi tersebut sedang dikerjakan, ada juga yang sudah rampung," katanya pula.
Agustio meyakinkan, perbaikan jalan tersebut secara kontinu tetap diperhatikan. Kendati diakuinya hanya bersifat darurat berupa penambalan. Tindakan perbaikan baru sebatas memberikan keamanan bagi pengguna jalan.
"Kita lihat di bulan puasa gini, masih juga didera musim hujan yang berkepanjangan. Perbaikan yang kita lakukan sifatnya darurat, baru menjaga keamanan pengendara dulu, belum ke arah kenyamanan," katanya mengakhiri.
[wid]