
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Syarief Gunawan sempat kaget saat wartawan menanyakan alasan Rektor Universitas HKBP Nommensen, Jongkers Tampubolon dan Pembantu Rektor I Sihol Nababan ikut diamankan bersama mahasiswa usai demo anarkis di depan kampus, Selasa dini hari (18/6).
Namun Kapolda baru mengetahui alasan tersebut setelah mendapat penjelasan langsung dari Kapolresta Medan, AKBP Nico Afinta.
"Karena mahasiswa melakukan pengrusakan, ya dia (Rektor), melapor ke Polres. Nanti kita tindak lanjuti. Kok rumahnya sendiri dirusak, berarti dia (mahasiswa) tidak mau kuliah," kata Kapolda di lokasi bentrokan, seperti dilansir
MedanBagus.Com.
Pantauan di lapangan, Jongkers dan Sihol digelandang petugas bersama puluhan mahasiswa yang tertangkap.
Mereka berjalan mulai dari Jalan Krakatau hingga ke Mapolresta Medan yang berjarak 500 meter. Sedikitnya 30 orang diamankan dalam aksi tersebut. "Jumlah pastinya nanti kita cek dulu," kata Kapolda.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: