Tak hanya menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sikap politik PKS itu juga diikuti dengan aksi turun ke jalan, dan pemasangan berbagai spanduk.
Sekretaris Pusat DPP Partai Demokrat Bidang Pengembangan Strategy dan Kebijakan Partai, Farhan Effendy mengingatkan, sejak awal pemerintahan SBY jilid II, PKS memang selalu berbeda sikap.
Padahal PKS merupakan partai yang termasuk dalam Sekretariat Gabungan Partai Pendukung Pemerintah. "Dari dulu PKS memang selalu bikin ulah dan tidak konsisten dalam memegang komitmen bersama koalisi," ujar kecam Farhan (Senin, 3/6).
Menurut Farhan, dalam berbagai sikap politiknya, PKS betul-betul mencerminkan organisasi politik yang mementingkan kepentingan sendiri ketimbang berfikir untuk kebersamaan, dan kebangsaan.
[zul]
BERITA TERKAIT: