Anggota Setgab Diminta Kompak Desak SBY untuk Depak PKS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Sabtu, 01 Juni 2013, 07:51 WIB
Anggota Setgab Diminta Kompak Desak SBY untuk Depak PKS
presiden sby
rmol news logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diyakini tidak akan mundur dari koalisi meski tidak setuju dengan sikap pemerintah, yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Karena itu, lima partai anggota Sekretariat Gabungan Partai Pendukung Pemerintah lainnya diminta kompak mendesak Presiden SBY mendepak PKS dari koalisi.

"Ya, semua anggota Setgab harus kompak dorong SBY untuk hal itu," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Sabtu, 1/6).

Selain Partai Demokrat dan PKS, empat partai koalisi lainnya adalah Golkar, PAN, PPP dan PKB.

Sebelumnya, Sutan geram dengan sikap politik PKS yang kerap berseberangan dengan pemerintah. "Kalau terus-menerus berseberangan dengan pemerintah, capekkan?" ungkapnya.

Karena itu menurut Sutan, posisi PKS di Setgab harus dievaluasi. "Ya (PKS) mundur dari koalisi, itu (sanksi) yang paling pas," tegas Sutan, yang juga Ketua Komisi Energi DPR RI ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA