"(Karena) itu memalukan," tegas dosen Hubungan Internasional FISIP UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta Teguh Santosa sesaat lalu (Selasa, 5/3).
Menurutnya, pemeriksaan Managing Director World Bank di AS tersebut akan menjatuhkan marwah dan derajat KPK. Karena itu artinya, KPK tak punya posisi tawar dengan orang yang akan dia periksa.
"Sri Mulyani kan masih punya KTP Indonesia, belum jadi warga Amerika. Makanya, panggil, periksa di sini sama seperti pemeriksaan lainnya," tegas Teguh, yang juga alumnus University of Hawaii at Manoa, Amerika Serikat ini.
KPK akan memeriksa Sri Mulyani pada pekan ketiga bulan April 2013 mendatang. Pemeriksaan dilakukan di Washington DC karena Sri Mulyani petinggi di World Bank.
Selain itu, KPK, seperti dikatakan Johan Budi kemarin, juga akan memeriksa seorang saksi kasus Century di Tokyo, Jepang pada pekan kedua April mendatang. Tapi KPK belum menyebutkan siapa orang akan diperiksa tersebut.
[zul]
BERITA TERKAIT: