"Satu sisi Anas itu berusaha jadi
whistleblower," ujar pengamat politik Syahganda Nainggolan kepada
Rakyat Merdeka Online (Jumat, 1/3).
Karena itu, Anas diharapkan memberitahukan kepada publik tentang apa yang ia ketahui seputar hal-hal krusial menyangkut demokrasi dan korupsi yang terjadi dalam proses demokrasi di Indonesia. Karena selama ini publik menduga terjadi manipulasi dan korupsi untuk memenangkan Pemilu pada 2009 lalu.
"Anas sangat diharapkan membuka agar publik tahu bahu demokrasi kita ini tidak membawa berkah atau belum. Rakyat ingin tahu kalau memang benar dugaan-dugaan bahwa demokrasi terjadi penipuan," ujarnya.
"Rakyat pasti dukung Anas membuka semua bobrok dalam praktik demokrasi walaupun dengan dengan pengorbanan Demokrat akan semakin hancur," sambung mantan aktivis Institute Teknologi Bandung (ITB) ini.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: