RMOL. Banjir dengan ketinggian sekitar satu meter menggenangi Perumahan Ciledug Indah 1, Kelurahan Karang Tengah, Tangerang, Banten. Akibatnya, lalu lintas di sekitar perumahan itu tersendat.
Ketua RT 10 RW O6 Agus Hermansyah, Rabu, saat ditemui di Posko Banjir mengatakan, tinggi air bagian belakang perumahan bahkan dapat lebih dari satu meter karena permukaan tanah yang lebih rendah.
"Di RT saya tinggi sedada atau sekitar satu meter, kalau ke belakang lagi mungkin tinggi air bisa lebih tinggi lagi," ujar Agus.
Di lokasi RT-nya Agus mengatakan, terdapat 43 rumah yang semuanya terendam banjir.
Banjir yang menggenangi Ciledug Indah 1 dan juga beberapa kawasan di Kecamatan Pedurenan lainnya, seperi Pondok Bahar, Pinang Griya Permai, Puri Kartika, disebabkan meluapnya Kali Angke yang menerima aliran air dari Sungai Cisadane. Kali Angke mengalir didekat kawasan di perumahan-perumahan tersebut.
"Jika di Bogor hujan, air akan terkirim ke Sungai Cisadane, dan kali disini juga terkena," kata Agus.
Agus mengatakan, setiap tahun perumahan Ciledug Indah selalu terkena banjir karena permukaannya yang memang rendah. Beberapa warga sudah mengantisipasi dengan merenovasi rumah dan membangun lantai dua. Namun sejumlah warga lainnya yang belum mengantisipasi harus mengungsi ke rumah sanak saudara atau kerbat terdekat lainnya.
Ia mengatakan, di lingkungan RT-nya terdapat sekitar 20 Kepala Keluarga yang harus mengungsi, sementara yang lainnya masih berjaga di sekitar perumahan. Kini, kata Agus, tinggi air sudah mulai turun, namun dia tetap waspada dengan cuaca yang tidak menentu dan dikhawatirkan terjadi hujan deras kembali. [ant/wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.