Teka-teki Siapa Pengganti Andi Mallarangeng Sebentar Lagi akan Terjawab

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 03 Januari 2013, 08:53 WIB
Teka-teki Siapa Pengganti Andi Mallarangeng Sebentar Lagi akan Terjawab
andi mallarangeng
rmol news logo Dalam waktu dekat, Presiden SBY bakal mengumumkan Menpora baru. Calon pengganti Andi Mallarangeng nanti bukan hanya berasal dari kalangan parpol. Tapi profesional yang mendaftar lewat SMS.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha. “Dalam waktu dekat, secara definitive menpora yang baru akan ditunjuk atau dipilih Presiden. Tapi, saya belum bisa memastikan kapan. Pokoknya, tidak lama lagi,” ujar Julian di kompleks Istana Kepresidenan, kemarin.

Dari sejumlah nama yang tengah ditimbang, sambung Julian, seperti dilansir harian Rakyat Merdeka, Presiden memokuskan kapasitas calon pada dua kriteria, yakni kepemudaan dan olahraga. “Pemuda dan olahraga mendapatkan atensi yang sama. Itu kan satu (paket) dalam kementerian ini,” kata dia.

Apa nama-nama yang melamar lewat SMS ikut dipertimbangkan? “Memang ada ada yang mengajukan diri. Tapi, kan nggak salah. Itu berarti, ada keinginan positif untuk memberikan kontribusi. Bapak Presiden sedang menimbang siapa yang paling baik mengisi pos menpora,” imbuh Julian.

Mengenai perombakan kabinet, Julian mengaku tak tahu. “Sementara saya belum dapat informasi mengenai kemungkinan adanya rencana reshuffle atau perombakan kabinet,” jelasnya.

Terpisah, Demokrat mengaku belum diminta untuk menyetor nama pengganti Andi Mallarangeng. "Kami tidak diminta, juga  tidak mengajukan calon karena ini hak prerogatif Presiden SBY," kata Wakil Ketua Umum Demokrat, Max Sopacua, kemarin.

Menurut Max, meski Presiden SBY juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Demokrat, tapi SBY berhak mengambil keputusan tanpa konsultasi dengan partai. “Beliau tak perlu mengajak bicara Demokrat untuk mengganti dan melantik menteri," tegasnya.

Yang jelas, imbuh Sopacua, Demokrat berharap kursi menpora bisa kembali ditempati kader Demokrat. Soalnya, Andi Mallarangeng juga asalya dari Demokrat. “Namun jika Presiden lebih memilih kalangan professional, tidak masalah,” katanya.     

Sementara, politisi senior Demokrat, Prof. Achmad Mubarok menilai, dari segi kepatutan, tindakan orang-orang yang kirim SMS melamar jadi Menpora tidak pantas. Mereka gila jabatan, tidak tahu malu dan tak bermartabat. Orang-orang semacam itu jangan dipilih karena bisa mencelakakan Presiden.

“Kalau kirim SMS untuk mengusulkan orang lain itu nggak apa-apa, tapi kalau untuk diri sendiri nggak patut. Melamar saja nggak pantes, apalagi kirim SMS, itu gila jabatan dan tidak ngerti tanggung jawab,’’ kata Mubarok kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Ditanya, apakah jabatan menpora yang kosong itu perlu segera diisi, Mubarok mengatakan, terserah Presiden. “Tapi menurut saya, biarlah jabatan itu dirangkap Menkokesra Agung Laksono saja apalagi tidak ada event-event darurat yang perlu ditangani Menpora, kecuali menyelesaikan kemelut PSSI,’’ kata Mubarok.

Dari nama-nama yang beredar, ada nama Anis Baswedan (43) yang disebut-sebut dilirik SBY menjadi calon Menpora. Rektor Universitas Paramadina ini disebut-sebut akan dimunculkan oleh SBY sebagai tokoh alternatif untuk 2014.

Namun sejumlah nama dari internal Demokrat juga muncul sebagai calon menpora. Antara lain Wasekjen PD Ramadhan Pohan, dan anggota Dewan Pembina PD Fauzi Bowo (Foke). Lantas, kemana kursi menpora akan berlabuh? Kita tunggu saja. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA