Hal itu disampaikannya pada saat memimpin ibadah Natal 25 Desember 2012 di Kompleks Perumahan Asparaga Huangobotu, Kota Gorontalo, Selasa.
Menurut Marloon, natal adalah sebuah nubuatan dalam perjanjian lama tentang kelahiran Yesus Kristus, yang sebelumnya ada 400 tahun lamanya tidak ada berita sama sekali di dunia.
Setelah 400 tahun, kelahiran Yesus Kristus termakhtub dalam perjanjian baru untuk kemudian mengajak manusia menerimanya dalam kehidupan.
"Perjanjian lama merupakan janji tentang kelahiran Yesus, dan perjanjian adalah kehidupannya," kata Marloon.
Dengan genapnya nubuatan tentang kelahiran Yesus sebagai juruselamat manusia, maka pantaslah natal dirayakan dengan suka cita.
"Bukalah Matius Pasal I ayat I hingga 17 yang menceritakan kelahiran Yesus Kristus, ujar Marloon.
Ibadah Natal yang diikuti oleh puluhan anggota Kerapatan Gereja Baptis Indonesia di Gorontalo itu berjalan dengan damai dan khidmat meski tanpa pengawalan pihak kepolisian.
[ant/arp]
BERITA TERKAIT: