Malaysia Bisa Kurang Ajar karena Pemerintah RI Lemah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 20 Desember 2012, 19:34 WIB
Malaysia Bisa Kurang Ajar karena Pemerintah RI Lemah
adhie massardi/ist
rmol news logo Pelecehan mantan pejabat Malaysia kepada Presiden RI ke-4 almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah akibat dari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang lemah.

"Seratus persen ini kesalahan kepemimpinan SBY, sehingga Malaysia berani berbuat seperti itu," ujar Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi, kepada wartawan di gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (20/12).

Menurut mantan juru bicara Gus Dur itu, jika kepemimpinan SBY kuat maka Malaysia tidak akan berani mengutak-atik harga diri bangsa Indonesia.

"Contoh ketika jaman Soeharto-Habibie. Sekarang ketika kepemimpinan lemah dan faktanya orang Indonesia cari makan di sana, mereka menjadi merasa lebih superior," ungkap Adhie.

Adhie menambahkan, pemerintah Indonesia tidak akan bisa menyelesaikan ketegangan dengan Malaysia dengan cara kasus per kasus.

"Mereka (Malaysia) bisa kurang ajar begitu karena lemahnya kepemimpinan Indonesia hari ini," pungkas Adhie.

Setelah merendahkan mantan Presiden BJ Habibie, mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainudin Maidin bikin ulah lagi dengan menuding Abdurrahman Wahid sering turut campur dalam rusan politik dalam negeri Malaysia. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA