Tebe, panggilan akrabnya, baru mengetahui mobilnya dirusak setelah keluar dari pusat berbelanjaan tersebut sekitar pukul 22.30 WIB.
"Saya tidak tahu, tiba-tiba saat mau pulang ban mobil saya empat-empatnya dikempesin, body mobil saya penyok, emblem mobil dicopot dan banyak goresan di body mobil," katanya.
Tebe tida tahu apa motif di balik perusakan mobilnya tersebut. Dan dia sendiri tak mau menduga-duga. "Yang pasti saya menyesalkan kejadian ini," kesalnya.
Karena itu, malam itu juga dia langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kebayoran Lama. "Saya serahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwajib," tandas redaktur politik, hukum dan kriminal ini. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: