Setelah melalui tahapan proses seleksi/penjurian dan hasil pertemuan dewan juri, akhirnya terpilih enam pemenang dengan judul film terbaik dalam malam penganugerahan yang digelar di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/12) malam.
Setidaknya ada 20 nominator dari para praktisi perfiliman serta masyarakat umum yang ditampilkan dalam acara malam penganugerahan itu. Perlombaan itu digelar atas inisiatif Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang berusaha menyelamatkan kondisi perfilman Indonesia dari minimnya variasi naskah. Diharapkan, melalui perlombaan tersebut dapat lahir para penulis scenario handal yang mampu menghasilkan film nasional yang bermuatan nilai budaya, kearifan lokal dan pembangunan karakter bangsa.
"Lomba ini dimaksudkan untuk mendorong adanya pelopor-pelopor baru dalam penulisan skenario perfilman. Tentang nasionalisme dan kepahlawanan perlu dieksplorasi. Misalnya seperti film Rambo yang menampilkan nasionalismenya sebagai warga Amerika Serikat, yang dikemas luar biasa," kata Plt. Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Prof. Kacung Marijan dalam sambutannya.
Proses penjurian dilakukan oleh pakar dan praktisi di bidang perfilman. Mereka itulah yang menentukan 20 orang finalis dari sebanyak 350 skenario film yang terdaftar.
Untuk para pemenang berhak mendapatkan hadiah uang kepada Juara I sebesar Rp 50.000.000, Juara II Rp 40.000.000, Juara III Rp 30.000.000, Juara Harapan I Rp 25.000.000, Juara Harapan II Rp 20.000.000, dan terakhir Juara Harapan III Rp 15.000.000. Tak hanya itu kepada seluruh para finalis/nominator juga akan diberikan trofi dan piagam atas keterlibatannya dalam ajang tersebut.
Berikut adalah enam pemenang 'Lomba Penulisan Skenario Film Cerita Anak, Nasionalisme, dan Kepahlawanan':
1. Juara I : 'Banten 1888' karya Munirodin.
2. Juara II: 'Piala Paijo' karya Wahyu Puspandrio.
3. Juara III: 'Hari Merdeka Untuk Maxine' karya Any Wahyuni.
4. Juara Harapan I: 'Perempuan Menjebol Gunung' karya Bima Sakti Raisuli.
5. Juara Harapan II: 'Perjanjian Para Istri' karya Haryo Guritno.
6. Juara Harapan III: 'Anak-Anak Alam' karya Rizki Sulaiman Salim.
[wid]