Komisi V DPR kemarin menggelar rapat evaluasi penanganan arus mudik-balik Lebaran tahun 2012 bersama Menteri perhubungan EE Mangindaan.
Dalam rapat itu, Komisi Perhubungan bersama Menhub sepakat terkait adanya subsidi khusus untuk angkutan mudik Lebaran pada tahun mendatang.
Yaitu subsidi public service obligation (PSO) untuk motor roda dua yang diangkut oleh Kereta Api Indonesia (KAI); tambahan PSO untuk angkutan orang dalam rangka mudik; serta percepatan penyelesaian pembangunan doble track.
"Kalau ini dilakukan, harapan kami tentu pada mudik tahun depan jumlah motor yang digunakan untuk mudik dengan jarak tempuh yang jauh akan berkurang drastis. Hal ini tentu akan mengurangi angka kecelakaan," ujar anggota Komisi V DPR Saleh Husin petang ini (Selasa, 4/9).
Selama arus mudik-balik Lebaran tahun ini, jumlah kecelakaan lalu lintas mencapai 5.233. Dari jumlah kecelakaan itu, 908 orang meninggal dunia. Dari 908 orang itu, 720 adalah pengendara roda.
Atas pelaksanaan arus mudik-balik Lebaran tahun ini, Fraksi Hanura mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan para stakeholder yang telah bekerja keras tanpa henti. "Walaupun ada yang sukses dan ada yang masih perlu ditingkatkan untuk perbaikan kita ke depan," demikian Sekretaris Fraksi Hanura ini.
Selain dihadiri Menhub, rapat yang digekar di gedung DPR, Senayan Jakarta, kemarin itu juga diikuti Basarnas, BMKG, Polri, KNKT, PT. Angkasa Pura, KAI, PT. Garuda dan beberapa maskapai penerbangan. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: