Umat Islam di Solo tentu saja merasakan alokasi anggaran Bantuan Sosial Pemerintah Kota Solo untuk kelompok agama tidak proporsional. Dalam hal ini, bantuan yang diterima kelompok Muslim tidak berimbang dibandingkan dengan bantuan yang diterima kelompok umat non Muslim. "Kami memahami (dana bansos) kurang proporsional untuk umat Islam," ujar Ketua PD Muhammadiyah Kota Solo Suyanto kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Rabu, 22/8).
Mendapatkan dana bansos, menurutnya, tergantung pada cara mengemas proposal. Juga perlu untuk meyakinkan DPRD, karena persoalan bansos tak hanya diputuskan Pemkot Solo
"Apalagi, di Solo ini ormas banyak sekali. Jadi kompleks sekali. Kalau daerah lain kan mungkin hanya ada NU dan Muhammadiyah," jelasnya.
Di sisi lain, dia juga mengatakan Walikota, Joko Widodo, seperti walikota -walikota sebelumnya, tidak punya masalah dengan umat Islam.
"Beliau selama ini konsen memulihkan Solo,," tandasnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: