Bila Menang, Jokowi akan Beri Perhatian Besar untuk Non Muslim Jakarta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 22 Agustus 2012, 12:19 WIB
Bila Menang, Jokowi akan Beri Perhatian Besar untuk Non Muslim Jakarta
jokowi
rmol news logo Pola kepemimpinan Joko Widodo di Solo akan terulang di Jakarta jika ia terpilih dalam putaran kedua pemilihan gubernur DKI Jakarta 20 September mendatang.

Karena, Jokowi juga memilih calon wakil gubernur yang mirip dengan wakilnya di Solo, FX Hadi Rudyatmo. Yaitu, Basuki T. Purnama. Baik FX Rudi dan Ahok, panggilan Basuki T. Purnama adalah sama-sama non muslim.

"Saya tidak melihat dari sisi etnis ya," ujar pengamat sosial-politik Mustofa B. Nahrawardaya  saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online (Rabu, 22/8).

Makanya,  kalau memimpin Jakarta, kebijakan Jokowi yang mengayomi non Muslim seperti di Solo akan terulang di Jakarta.

"Entah itu atas usulan Wagubnya atau bukan. Yang jelas karakter pemimpin Muslim seperti Jokowi itu akan positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara," bebernya.

Namun, soal persepsi masyarakat yang menuduh kebijakan Jokowi itu tidak menguntungkan mayoritas Muslim, tentu beralasan.

"Pertama, mungkin mayoritas Muslim memilih pemimpin Muslim, memang bukan untuk cari keuntungan. Memilih pemimpun Muslim itu, karena bukti ketaatan umat Islam pada perintah Tuhannya. Kedua, umat Islam yakin bahwa pemimpin Muslim lebih bisa mengatur sendi-sendi kemaysarakatan lebih baik ketimbang yang lain," tandasnya.

Sebelumnya Jokowi dinilai memiliki perhatian besar kepada umat Kristen. Hal ini terlihat dari alokasi dana Bansos Pemkot Solo tahun 2009, dimana 71,88 persen dari anggaran Rp 4,7 miliar untuk non Muslim, selebihnya untuk Muslim 28,12 persen. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA