Ketua Umum DPP BM PAN Yandri Susanto akan mulai membuka komunikasi dengan semua pihak terutama partai Islam dan partai yang berbasis massa Islam untuk mendiskusikan bagaimana caranya agar pemimpin Islam tampil pada pemilihan presiden 2014 mendatang.
"Saya akan bergerilya. Ini bukan hanya (keinginan) PAN. Tapi semua harus terpanggil untuk membicarkan bagaimana baiknya 2014," ujar Yandri Susanto kemarin petang.
Hal itu disampaikan Yandri usai diskusi "Menimbang Peluang Calon Presiden dari kalangan Islam" di kantor BM PAN Jalan Tebet Raya Dalam, 23 A, Tebet, Jakarta. Tampil sebagai pembicara dalam diskusi itu, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh P. Daulay; Dekan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Bahtiar Effendy; dan pengamat politik Teguh Santosa.
Yandri mengaku tidak mempermasalahkan apabila dalam gerilyanya itu dituding dirinya hanya untuk mengajak partai lain mendukung jagoannnya pada pilpres nanti, Hatta Rajasa. Karena BM PAN, diakuinya memang akan terbuka bahwa Hatta Rajada adalah capres PAN. BM PAN tidak akan bersembunyi-sembunyi, apalagi main kucing-kucingan.
"Kami harus jujur, bahwa calon dari PAN itu Bang Hatta Rajasa dan itu sudah final. Nggak mungkin kami diam-diam. Justru ini bentuk kejujuran kami," ujarnya.
Nah sejauh ini, sambung Yandri, partai Islam dan partai berbasis massa Islam lainnya, yaitu PKS, PPP dan PKB, belum menentukan siapa yang akan diusung pada hajatan lima tahunan itu. "Makanya kami menunggu respons dari partai lain. Yang lain kan belum ada. Makanya, kenapa ini tidak dirajut saja," ungkapnya.
Yandri mengklaim Menko Perekonomian itu memenuhi kriteria sebagai pemimpin umat Islam. Dan sampai saat ini, Hatta tidak memiliki resistensi dari kelompok manapun. "Artinya, daya tolaknya terhadap dirinya nyaris tidak ada. Tinggal Bagaimana mengkapitalisasi ini menjadi isu menarik sehingga Bang Hatta dinilai layak," tandasnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: