Rhoma Irama berdakwah dalam komunitas tertentu di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. Karena itulah, ada yang mempertanyakan, kenapa isi ceramah sang raja dangdut itu tersebar secara masif.
"Kita melihat, ada penyebaran secara masif. Itu kan ceramah dalam komunitas tertentu, terus ada yang menyebarkan. Ini jangan-jangan pihak provokator yang ingin mengadu domba kerukunan umat beragama di Indonesia," ujar fungsionaris PPP Ahmad Yani dihubungi Rakyat Merdeka Online melalui sambungan telepon (Minggu, 12/8).
Yani mengungkapkan itu usai bersilaturrahim ke kediaman Rhoma Irama di Jalan Pondok Jaya VI, Mampang, Jakarta Selatan bersama Ketua Umum PPP Suryadharma Ali dan petinggi partai berlambang kabah lainnya.
Menurut Yani, tidak ada negara di dunia ini yang menjamin kerukunan umat beragama kecuali di Indonesia. Karena Islam Indonesia, menegakkan prinsip sebagai rahmatan lil alamin itu. Oleh Karena itu, dia mendesak Panwaslu untuk mengungkapkan siapa orang yang menyebarkan isi ceramah Rhoma tersebut dan membongkar apa motifnya. "Ini yang harus dijelaskan," tegasnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: