Hal itu ditegaskan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PAN Ahmad Riski Sadig kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.
"Jadi jangan dibalik. Yang kita tolak adalah efek (dari RPP itu) terhadap petani tembakau. Itu belum ditemukan solusi bagusnya," jelasnya.
Untuk mengendalikan dan melakukan pengetatan terhadap bertumbuhnya perokok pemula, menuruntya, sebaiknya dibuat aturan tentang itu.
"Dan untuk mengendalikan perokok pemula, ya harganya ditinggikan, cukai tinggikan. Sehingga perokok pemula itu tidak membeli. Itu dulu dilakukan," jelasnya.
Nah, agar pengendalian tembakau ini tidak merugikan petani, dia menambahkan, harus dilakukan tranformasi secara bertahap. Lahan petani tembakau dialihkan ke bidang lain.
"Jadi proses itu berjenjang. Jangan dibuat peraturan, baru mereka diajarin. Ini orang mati duluan nanti. Maksud saya itu dirapikan dulu; petani diberi pemahaman supaya melakukan diversifikasi tanaman yang baru," tandasnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: