Sekjen PBB Tunjuk Presiden RI Sebagai Kepala Pakar Pembangunan Global

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 01 Agustus 2012, 15:53 WIB
Sekjen PBB Tunjuk Presiden RI Sebagai Kepala Pakar Pembangunan Global
presiden sby
rmol news logo Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat tugas baru di level internasional. Bersama Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron dan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf, dia ditunjuk Sekjen PBB Ban Ki-moon sebagai kepala panel pakar yang akan merekomendasikan cara-cara memajukan pembangunan global di masa depan.

Ketiganya nanti akan memimpin 26 penasihat internasional yang akan merekomendasikan rencana-rencana pertumbuhan global dan pembangunan di luar Tujuan Pembangunan Milenium atau Millennium Development Goals (MDG) tahun 2015.

Di antara panel tersebut termasuk Menteri Urusan Luar Negeri dan Perdagangan Korea Selatan Sung-Hwan Kim, Menteri Luar Negeri Colombia Maria Angela Holguin, Mantan Presiden Jerman Horst Kohler, Mantan PM Jepang Naoto Kan, Ratu Rania dari Yordania, Menteri Luar Negeri Meksiko Patricia Espinosa, dan lain-lain.

Panel tersebut akan bertemu di New York, AS pada akhir September mendatang di sela-sela debat tahunan Majelis Umum PBB. Panel diharapkan akan menyampaikan rekomendasi sementara kepada Sekjen PBB pada pertengahan tahun 2013.

MDG tersebut dimaksudkan untuk memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrem, mencapai pendidikan primer yang universal, memajukan hak-hak wanita, menurunkan angka kematian anak, memerangi penyakit dan melindungi lingkungan hidup.

Sebelumnya dalam pertemuan puncak PBB pada tahun 2000 lalu, keseluruhan 193 negara anggota PBB dan 23 organisasi internasional sepakat mengkampanyekan MDG untuk tahun 2015. Adopsi agenda ini memberikan target untuk dicapai semua pihak, meskipun kemajuan pada banyak isu telah terganggu oleh resesi ekonomi global. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA