Pada hari Selasa (24/7), seusai mengikuti shalat Ashar di Masjid Alawiyah Srenseng, Gubernur Fauzi Bowo menyempatkan waktu berbuka puasa bersama warga dan jamaah masjid At-Taubah di jalan Anggrek, Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Sebelum tiba di Masjid At-Taubah, Fauzi Bowo menyambangi para penjual makanan dan minuman berbuka puasa (ta'jil) di pertigaan jalan Anggrek. Fauzi Bowo pun membeli sejumlah makanan dan minuman berbuka yang kemudian diminta untuk dibagi-bagikan kepada para warga sekitar yang hendak berbuka puasa beserta para anak jalanan. Diantaranya, minuman cocktail dan kue jajanan berbuka.
"Keberadaan para penjual ta'jil ini adalah bukti bahwa ekonomi masyarakat di tingkat
grasroot juga tumbuh, tidak hanya mereka yang di atas saja," kata Fauzi Bowo kepada wartawan.
Sejak memimpin Jakarta, kata Fauzi Bowo, jajaran pemerintah provinsi DKI Jakarta telah menggencarkan kebijakan ekonomi yang
pro growth, pro poor, dan
pro job. Artinya, pertumbuhan ekonomi harus dapat dirasakan oleh seluruh warga Jakarta, tidak hanya pengusaha kelas elite semata. Termasuk, pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan hadirnya para penjual ta'jil selama Ramadan.
"Yang menikmati pertumbuhan ekonomi ini, kesejahteraan ini, tidak hanya yang kaya, tetapi juga mereka yang menengah dan yang miskin. Jadi, Jangan sampai Jakarta nanti jadi kacau, carut-marut, ekonomi nggak bisa tumbuh," katanya.
[dem]
BERITA TERKAIT: