Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf dan Ketua Bidang Politik Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Puan Maharani merupakan dua nama mewakili komponen muda yang pantas mendampingi Ketua Umum DPP Partai Partai Golkar, Aburizal Bakrie dalam Pilpres 2014 mendatang.
Kedua nama itu dipandang paling representatif untuk menggalang suara pemilih di Jawa Timur sekaligus memiliki basis dukungan politik yang signifikan dari unsur Nahdlatul Ulama (NU) dan kalangan nasionalis.
Demikian dikemukakan Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan di Jakarta, Senin (16/7).
"Pencalonan Aburizal perlu menggandeng unsur muda demi keberlangsungan regenerasi kepemimpinan nasional. Nama Syaifullah dan Puan terbilang tepat karena selain pantas juga dapat mengimbangi sosok Ical untuk membangun agenda pemartabatan rakyat khususnya di bidang ekonomi," kata Syahganda.
Dikatakan, Syaifullah dan Puan tak bisa dipisahkan dari warisan ideologi kerakyatan, mengingat keduanya memang tumbuh dalam semangat pengabdian terhadap rakyat. Syaifullah adalah tipikal anak muda yang dibesarkan mantan Presiden RI yang juga pamannya, KH Abdurrahman Wahid, serta menjadi harapan perjuangan kebangsaan tokoh-tokoh NU.
"Apalagi, Syaifullah pernah tampil ke arena nasional sebagai menteri dan memimpin Gerakan Pemuda Ansor. Sementara Puan disemangati oleh ideologi Bung Karno yang tak diragukan kecintaannya kepada rakyat," ujar Syahganda.
Ia menambahkan, baik Syaifullah maupun Puan Maharani, tergolong anak muda yang bukan saja mampu secara nasional, namun juga memiliki karakter idealisme cukup tinggi tinggi untuk menciptakan kemajuan bangsa.
Bahkan, bagi Syahganda, lebih khusus Syaifullah bisa melepaskan kesulitan pria yang akrab disapa Ical itu terkait persoalan ’lumpur’ Lapindo, yang hingga kini dirasakan masih merintangi persiapan pencapresannya. Karenanya, Syaifullah akan memudahkan pencapresan Aburizal akibat beban berat Lapindo tersebut.
"Namun demikian, upaya memunculkan Syaifullah Yusuf dan Puan adalah agenda strategis untuk menyelamatkan Ical dari kemelut Lapindo, di samping keduanya sangat mewakili harapan nasional dan aspirasi masyarakat Jawa Timur yang pemilihnya begitu besar di Pulau Jawa," ungkap Syahganda.[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: