Pasangan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, berkomitmen menjunjung tinggi empat pilar kebangsaan dalam memimpin Jakarta 2012-2017. Foke-Nara menjamin keamanan Jakarta bagi semua orang menjelang pemilu kepala daerah Jakarta.
"Bagi Saya dan Bang Fauzi keamanan Jakarta harga mati. Kami ada di depan untuk keamanan Jakarta," kata Nachrowi Ramli usai melakukan konsolidasi di Meruya Ilir, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (4/7).
Empat pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI merupakan hal mutlak dalam memimpin Jakarta. Nachrowi menambahkan, pasangan nomor 1 yang berlatar belakang etnis Betawi kerap diisukan negatif. Misalnya, pasangan Betawi akan mengutamakan warga beretnis Betawi sedangkan warga etnis lain tak diperhatikan.
"Bang Fauzi 30 tahun sebagai PNS. Saya 34 tahun jadi tentara yang bertugas menjaga NKRI. Kami pegang teguh 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI," ungkapnya.
"Kami akan membawa Jakarta lebih maju, lebih nyaman, lebih sejahtera bagi semua orang dengan beragam latar belakang dan etnis," imbuh Nara.
Empat pilar kebangsaan merupakan jawaban fundamental atas berbagai persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Kebhinekaan di Indonesia dapat dipersatukan dengan empat pilar kebangsaan. Jakarta merupakan ibukota negara, pusat ekonomi sekaligus perdagangan di Indonesia. Warga Jakarta terdiri atas jutaan orang dari berbagai suku bangsa di Indonesia bahkan dari lain Negara. Keamanan dan kenyamanan dapat diwujudkan bila empat pilar kebangsaan menjadi landasan kepemimpinan Jakarta mendatang. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: