Politisi Golkar: Anas Harus Gantung Diri di Monas kalau Terbukti Cawe-cawe

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 04 Juli 2012, 13:39 WIB
Politisi Golkar: Anas Harus Gantung Diri di Monas kalau Terbukti <i>Cawe-cawe</i>
ilustrasi
rmol news logo Publik tampaknya tak akan lupa akan penegasan Anas Urbaningrum pada Jumat (9/3) lalu di kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat. Saat itu, Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu menegaskan, siap digantung di Tugu Monumuen Nasional Jakarta andai terbukti menerima uang dari proyek Hambalang.

Karena itu, Anas harus konsisten dengan apa yang ia ucapkan tersebut. Anas harus bersedia gantung diri andai terbukti menerima fee dari proyek tersebut.

"(Anas) harus konsisten dangan ucapannya. Itu konsekuensinya," kata anggota Komisi Hukum DPR dari Partai Golkar, Nudirman Munir di gedung DPR, Senayan, Jakarta Rabu, (4/7).

Meski begitu, Nudirman mengakui dalam aturan hukum di Indonesia, tak ada sanksi gantung diri bagi pihak yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi. "Bisa diri sendiri (menggantungnya)," jawabnya sambil tertawa kecil.

Penegasan Anas soal siap digantung di Monas adalah, "Yakinlah. Rp 1 saja Anas korupsi Hambalang, gantung Anas di Monas," ungkapnya. Hari ini Anas menjalani pemeriksaan untuk yang kedua kalinya dalam penyelidikan dugaan korupsi proyek pembangunan sport center tersebut. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA