Sampai saat ini siapa yang akan menjadi calon wakil presiden mendampingi Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto pada pemilihan presiden 2014 mendatang belum diputuskan. Makanya, wacana Prabowo akan dipasangkan dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik, Puan Maharani, ditampik."Ya itu kan wartawan yang buat. Kalau secara resmi siapa yang akan dipilih jadi wapres Pak Prabowo nanti dibicarakan," ungkap Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prof. Suhardi kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 2/7).
Meski begitu, dia tidak menampik, pihaknya saat ini terus melakukan pendekatan ke beberapa pihak. Tapi dia tidak mau menyebut siapa yang diincar.
"Pak Prabowo pasti punya wewenang yang sangat tinggi. Beliau yang memilih yang terbaik siapa untuk mendapinginya. Walaupun partai bisa mengusulkan, memberi pertimbangan," dalihnya.
Tak hanya itu, soal kapan akan diputuskan siapa pendamping mantan Danjen Kopassus itu, Gurubesar UGM ini lagi-lagi belum bisa beri kepastian. "Kita belum bisa menentukan apakah sebelum atau sesudah pemilu legislatif. Tapi kalau bisa sebelum legislatif akan lebih baik," tandasnya.
Sebelumnya, Prabowo menyiratkan bukan hal yang tak mungkin Gerindra berkoalisi dengan PDIP pada Pilpres mendatang seperti yang terjadi pada 2009 lalu.
"Kan dari dulu saya baik dengan PDIP," jawab dia di sela-sela sarasehan kebangsaan bertema "Bung Karno: Tentang Kepemimpinan dan Sosio Demokrasi di Indonesia" di Four Seasons Hotel, Jakarta (Rabu, 27/6).
Saat dimintai tanggapannya tentang Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Politik, Puan Maharani, bekas Komandan Jendral Kopassus itu memujinya. Puan sendiri belakangan diisukan bakal diusung PDIP menjadi capres atau cawapres. "Sosok Puan bagus," singkat Prabowo. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: