Ketua Umum DPP Partai Gerindra Suhardi mengakui bahwa saat ini elektabilitas partainya masih jauh di bawah tingkat keterpilihan Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina partai berlambang burung garuda yang sudah tetap sebagai capres tersebut.
Makanya, pengurus Gerindra terus bergerak. "Kami terus menerus memperkuat infrastruktur," ujar Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prof. Suhardi kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 2/7).
Dia menambahkan, hampir setiap hari, pengurus DPP turun ke bawah dan juga terus melakukan pelatihan di pusat dan daerah.
"Kita fokus menyiapkan mesin ini sendiri. Biar kekuatan partai ini mendekati kekuatan partai lain. Itu yang sedang kita kerjakan. Saya keliling daerah terus walau tanpa publikasi," jelasnya.
Karena, pihaknya menyadari eksistensi Gerinda itu tidak selama partai Golkar, misalnya. Tak hanya itu, mereka juga belum pernah berkuasa.
Meski tampaknya, Gerindra mendapat untung dibalik belum pernahnya berkauasa selama ini. "Kita belum ikut berkontribusi merusak negara lah paling tidak. Kita kan kepingin betul-betul membangun negeri ini," tandasnya.
Survei terbaru Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) menempatkan Prabowo Subianto, pada urutan pertama calon presiden dengan tingkat dukungan tertinggi, yaitu 25,8 persen. Sementara Partai Gerindra meraup 10,5 persen, masih di bawah Golkar, PDIP, dan Demokrat. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: