Rusli Halim Fadli: IMM Harus Siap Warnai Perpolitikan Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 28 Juni 2012, 16:57 WIB
Rusli Halim Fadli: IMM Harus Siap Warnai Perpolitikan Nasional
rusli halim fadli
rmol news logo Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah saat ini merupakan organisasi kemahasiswaan dengan kader dan anggota terbesar di Indonesia.

Hal itu disampaikan mantan Ketua Umum DPP IMM Rusli Halim Fadli dalam Dialog Kebangsaan dengan tema Posisi IMM Dalam Dinamika Perpolitikan di Indonesia di Warkop Cappo, Kota Makassar (Kamis, 28/6).

Selain Rusli, juga hadir sebagai pembicara dalam diskusi yang digelar IMM Makassar itu calon Walikota Makassar Saiful Saleh, dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PAN Usman Lonta.

"Potensi IMM ini tentu bisa mewarnai perpolitikan nasional, dengan kader yang banyak, kader IMM bisa berdiaspora di semua partai politik," ungkap Rusli.

Menurut Rusli, moral politisi Indonesia saat ini hancur karena kader-kader IMM tidak mau tampil menjadi yang terdepan dalam mewarnai perpolitikan bangsa ini.

"Kawan-kawan IMM yang punya kapasitas dan ideologi keislaman bagus kebanyakan konsen di dunia pendidikan dan birokrasi," ujar Rusli yang saat ini sebagai Ketua Umum DPP PARRA Indonesia, sayap Partai Amanat Nasional.

Sementara saat ini kebanyakan politisi adalah orang-orang yang kapasitas dan ideologi keislamannya kurang. Mereka hanya mengandalakan kekuatan materil.

"Politisi kebanyakan membeli suara rakyat dan melanggeng ke rumah wakil rakyat atau kepada daerah," sambung Rusli.

Untuk itu, menurut Rusli, sudah saatnya kader IMM berdiaspora di kancah politik nasional. "(Kader) yang (ingin) ke kampus kita dorong, yang ke birokrat kita siapkan dan yang akan menjadi politisi harus kita dukung juga," tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA