Menurutnya, dalam negara demokrasi, setiap warga negara bebas menyampaikan eksperisi.
"Itu (demonstrasi) hal yang lumrah dan sah bagi negara demokrasi. Namun hendaknya (demonstrasi) harus dilakukan dengan cara-cara yang santun tanpa kekerasan dan merusak," kata Anas di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jum'at (16/3).
Anas kemudian berseloroh, kalau demonya rapi dan tertata dengan baik, mungkin bisa menjadi event pariwisata nasional.
"Nanti kita bisa buat perlombaan dan bisa menjadi event pariwisata nasional," imbuhnya lagi.
[arp]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: