"Awalnya, kita memiliki tiga opsi. Pembatasan subsisidi, kenaikan BBM atau menolak kenaikan BBM. Selama tiga bulan kami godok dan kita dalami, dan akhirnya kita putuskan menolak usulan pemerintah," kata Presiden RI kelima ini usai mengikuti finalisasi sikap Fraksi PDIP terhadap rencana kenaikan BBM di Gedung Nusantara I DPR, Selasa, (13/3).
"Kita sepakat, tidak boleh ada kenaikan BBM, itulah prinsip yang kami lakukan," kata Megawati lagi.
Dalam finalisasi sikap tersebut, Fraksi PDIP memanggil ekonom senior Kwik Kian Gik untuk mendengarkan lebih mendalam pro dan kontra soal kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM ini.
Lalu bagaimana soal kompensasi kenaikan BBM dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT)?
"Saya tidak bisa menerangkan secara rinci. Tanya sama pak Effendi Simbolon (anggota Komisi VII asal PDIP. Yang pasti, nanti di Sidang Paripurna DPR penolakan ini akan kami sampaikan," demikian Mega.
[arp]
BERITA TERKAIT: